Latest Archive :

Kode-Kode Warna

Written By Ferryxz on Rabu, 17 Oktober 2012 | 17.24


Kali ini khusus membahas tentang cara mengetahui kode kode warna untuk mempermudah mencari tahu tentang kode warna yang akan dipakai saat mengedit tampilan blog sobat. Langsung saja dilihat ya?






Kode Warna


Kode Warna




[Back]

Tugas 1 PSB Definisi

Written By Ferryxz on Kamis, 11 Oktober 2012 | 05.28



Tugas 1 Pusat Sumber Belajar

1. Definisi atau konsep tentang :
a. Alat pelajaran
1. Alat pelajaran menurut Suryosubroto, 2004: 114 (dalam Qodriyah) adalah alat yang digunakan secara langsung dalam proses belajar mengajar, misalnya : buku, alat peraga, alat tulis, dan alat praktek.(1)
2. Wijaya dan Rusyan (dalam Nawawi) mendefinisikan alat pelajaran adalah media pendidikan yang berperan sebagai perangsang belajar dan dapat menumbuhkan motivasi belajar sehingga siswa tidak menjadi bosan dalam meraih tujuan-tujuan belajar.(4)
3. Menurut Sumad (dalam Nawawi) alat pelajaran adalah alat untuk memberikan pelajaran atau yang dapat diamati melalui panca indera.(4)
b. Alat peraga
1. Alat peraga menurut Yassin dikutip oleh Suryosubroto, 2004: 114 (dalam Qodriyah) adalah alat pembantu pendidikan dan pengajaran, misalnya perbuatan-perbuatan atau benda yang sudah memberi pengertian kepada anak didik berturut-turut dari yang abstrak sampai kepada yang kongkret.(1)
2. Alat peraga yaitu alat pembantu pengajaran yang mudah member pengertian kepada peserta didik/suatu bentuk perwujudan dari suatu pengertian. Contoh: alat peraga kubus, balok, globe dll.(2)
3. Alat peraga adalah semua benda yang difungsikan untuk meragakan suatu arti atau pengertian tentang benda tersebut.(5)

c. Media pembelajaran
1. Gagne (Marlina, 2004:22) menyatakan bahwa media pembelajaran adalah berbagai jenis komponen pembelajaran yang terdapat dilingkungan peserta didik untuk belajar.(3)
2. Brown (Marlina, 2004:22) memandang bahwa media pembelajaran digunakan untuk mempengaruhi efektivitas program pembelajaran.(3)
3. Menurut Dinje Borman Rumumpuk (1988) media pembelajaran adalah setiap alat baik software maupun hardware yang dipergunakan sebagai media komunikasi dan bertujuan untuk meningkatkan efektivitas proses belajar mengajar.(2)
4.  Media pembelajaran adalah segala hal (alat, benda, metode, prosedur) yang difungsikan sebagai perantara penyampaian pesan dalam proses komunikasi pembelajaran.(5)
d. Bahan pembelajaran
1. Bahan pembelajaran dalam penyajiannya berupa deskripsi yakni berisi tentang fakta-fakta dan prinsip-prinsip, norma yakni berkaitan dengan aturan, nilai dan sikap, serta seperangkat tindakan/keterampilan motorik.(7)
2. Bahan pembelajaran merupakan bahan ajar utama yang menjadi rujukan wajib dalam pembelajaran. Contohnya adalah buku teks, modul, handout, dan bahan-bahan panduan utama lainnya, dimana bahan pembelajaran dikembangkan mengacu pada kurikulum yang berlaku, khususnya yang terkait dengan tujuan dan materi kurikulum seperti kompetensi, standar materi dan indikator pencapaian.(7)
3. AECT (1986) mendefinisikan bahan ajar sebagai bahan pembelajaran yang berupa barang-barang (media atau perangkat lunak) yang berisi pesan untuk disampaikan dengan menggunakan peralatan.(8)
e. Sumber belajar
1. Menurut Association Eduvational Communication and Technology AECT (As’ari, 2007 dalam Nawawi), sumber belajar adalah berbagai sumber atau semua sumber baik berupa data, orang dan wujud tertentu yang dapat digunakan siswa dalam belajar, baik secara terpisah maupun terkombinasi sehingga mempermudah siswa dalam mencapai tujuan belajar.(4)
2. Menurut Sudjana (Suratno, 2008 dalam Nawawi) bahwa pengertian sumber belajar bisa diartikan secara sempit maupun secara luas. Pengertian secara sempit diarahkan pada bahan-bahan cetak. Sedangkan pengertian secara luas adalah daya yang bisa dimanfaatkan guna kepentingan proses belajar mengajar, baik secara langsung maupun tidak langsung.(4)
3. Djamarah 2002, 139 (dalam Nawawi) mengatakan, bahwa yang dimaksud dengan sumber belajar adalah segala sesuatu yang dapat dipergunakan sebagai tempat dimana bahan pengajaran terdapat atau asal untuk belajar seseorang.(4)
4. Sumber belajar adalah segala hal (termasuk alat peraga dan media pembelajaran) yang difungsikan sebagai tempat di mana materi pelajaran diperoleh untuk belajar.(5)

2. Kedudukan sumber belajar dalam sistem pembelajaran :
a. Kedudukan sumber belajar dalam sistem pembelajaran dibagi menjadi 2 yaitu pembelajaran sebagai proses perubahan tingkah laku dan pembelajaran sebagai proses komunikasi.(5)
I. Pembelajaran sebagai proses perubahan tingkah laku dimana sumber belajar dimulai dengan adanya rangsangan yang diberikan oleh seorang pendidik kepada pelajar/ peserta didik berupa buku atau materi yang berasal dari media cetak dan non cetak, selanjutnya peserta didik akan memilah-milah segala rangsangan yang telah mereka dapatkan dengan mempertimbangkan terlebih dahulu pengetahuan awal yang berhubungan dengan rangsangan tersebut dan selanjutnya peserta didik akan melakukan reaksi/ tingkah laku terhadap pembelajaran yang telah disampaikan melalui sumber/ media belajar yang didapatkan.
II. Pembelajaran sebagai proses komunikasi dimana sumber belajar didapatkan melalui seorang pendidik/ komunikator dengan memberikan informasi-informasi  sebagai media yang akan disampaikan dengan bahasa yang mudah dipahami oleh peserta didik/ komunikan. Apabila materi belum dapat dipahami maka peserta didik dapat menanyakan kembali kepada komunikator (unpan balik) dengan demikian dalam proses pembelajaran dapat terlaksana dengan baik dan mencapai tujuan yang dinginkan  melalui proses komunikasi.
b. Merupakan bagian penting dalam penyelenggaraan pendidikan yang tidak terpisah dari komponen – komponen yang terdiri dari sarana – prasarana dan biaya. Dengan demikian keberadaan sumber belajar dalam sistem pendidikan/ pembelajaran secara umum memberikan sumbangan yang sangat penting sehingga penyelenggaraan pendidikan dapat terselenggara dengan baik, lancar dan efektif.(6)

3. Kaitan sumber belajar dengan bidang garapan TP :
a. Sumber belajar dalam kawasan desain merupakan proses untuk menentukan kondisi belajar dimana dalam kawasan ini dapat menciptakan stategi dan produk pada tingkat mikro, seperti program dan kurikulum, dan pada tingkat mikro, seperti pelajaran dan modul sehingga dapat digunakan untuk menyalurkan pesan
b. Sumber belajar dalam kawasan pengembangan dimana merupakan proses penerjemahan spesifikasi desain dalam bentuk fisik yang mencangkup banyak variasi yang digunakan dalam pembelajaran melalui teknologi cetak, audiovisual, berbasis computer, dan terpadu
c. Sumber belajar dalam kawasan pemanfaatan dimana merupakan aktivitas menggunakan proses dan sumber untuk belajar secara sistematis dalam proses pembelajaran
d. Sumber belajar dalam kawasan pengelolaan merupakan pengendalian teknologi pembelajaran melalui perencanaan, pengorganisasian, pengkordinasian, dan supervisi terhadap sumber-sumber  belajar
e. Sumber belajar dalam kawasan penilaian dimana merupakan proses penentuan memadai tidaknya pembelajaran dan belajar dengan dilakukan evaluasi pencapaian terhadap sumber-sumber belajar dalam proses pemanfaatan dalam pembelajaran.

Sumber :
(1)Qodriyah. 2011. Pengertia Alat Pelajaran. Tersedia pada http://id.shvoong.com/social-sciences/education/2202913-pengertian-alat-pelajaran/. Diakses pada tanggal 25 September 2012.
(2)Niamw. 2010. Pengertian Media Pengajaran, Alat Pelajaran, Alat Peraga. Tersedia pada http://niamw.wordpress.com/2010/04/30/pengertian-media-pengajaran-alat-pelajaran-alat-peraga/. Diakses pada tanggal 25 September 2012.
(3)Anonim. _______. BAB II Tinjauan Teori. Tersedia pada  repository.upi.edu/operator/upload/s_pgsd_0810133_chapter2.pdf. Diakses pada tanggal 25 September 2012.
(4)Nawawi. 2012. Sumber-sumber Bahan Ajar dan Alat Pelajaran. Tersedia pada http://blog.umy.ac.id/nawawi/2012/01/16/sumber-sumber-bahan-ajar-dan-alat-pelajaran/. Diakses pada tanggal 25 September 2012.
(5)Suartama, I K. 2012. Hakikat Sumber Belajar. Tersedia pada Power Point. Universitas Pendidikan Ganesha.
(6)Anonim. _______. Buku Sumber Belajar Dikti.RTF. Tersedia pada http://file.upi.edu/Direktori/FIP/JUR._PGTK/197408062001121-BADRU_ZAMAN/Buku_Sumber_Belajar_Dikti.pdf. Diakses pada tanggal 27 September 2012.
(7)Konjo, Ian. 2011. Definisi Bahan Ajar .Tersedia pada http://jaririndu.blogspot.com/2011/09/definisi-bahan-ajar.html. Diakses pada tanggal 27 September 2012.
(8)Widyartono, Didin. 2012. Hakikat Bahan Ajar. Tersedia pada http://didin.lecture.ub.ac.id/pembelajaran-3/hakikat-bahan-ajar. Diakses pada tanggal 28 September 2012
Seels, Barbara B., Richey, Rita C. 1994. Teknologi Pembelajaran: Definisi dan Kawasannya. Jakarta: Universitas Negeri Jakarta.


[Kembali]                                  [Naik]

Peranan Database di Didang Non- Pendidikan


Peranan Database di bidang non- pendidikan

Database merupakan salah satu komponen yang penting di sistem informasi, karena berfungsi sebagai basis penyedia informasi bagi para pemakainya. Database (basis data) juga merupakan kumpulan file-file yang mempunyai kaitan antara satu file dengan file yang lain sehingga membentuk data untuk menginformasikan satu perusahaan dan instansi. Penerapan database dalam sistem informasi disebut dengan database sistem. Sistem basis data (database system) ini adalah suatu sistem informasi yang mengintegrasikan kumpulan dari data yang saling berhubungan satu dengan lainnya dan membuatnya tersedia untuk beberapa aplikasi yang bermacam-macam di dalam suatu organisasi.

a. Peranan Database  di bidang kesehatan
Database merupakan salah satu komponen yang penting dalam sistem informasi, karena merupakan basis dalam menyediakan informasi bagi para pemakai khususnya digunakan di puskesmas, rumah sakit, maupun apotik. Database terdiri dari data yang akan digunakan dalam memperlancar proses pengobatan pasien dan informasi tentang pasien tersebut.
Dalam bidang kesehatan ada banyak manfaat dari penggunaan database, diantaranya:
· Membantu dalam pengolahan data pasien, seperti nama, alamat, no kamar pasien.
· Membantu dalam pengolahan data administrasi pasien, seperti kelengkapan biaya berobat dari pasien, apakah sudah lunas atau belum, dan lain-lain.
· Membantu mengelompokan obat-obatan sesuai dengan fungsi, jenis, dan nama.

b. Peranan Database di bidang Bisnis dan Industri
Database merupakan kumpulan informasi. Buku telepon, kartu gudang, dan kartu katalog perpustakaan adalah salah satu contoh database. Dengan database terkomputerisasi, kita dapat menyimpan tiga atau lebih informasi. Sebagai contoh, jika kita menyimpan satu daftar pelanggan bisnis kita dalam database, maka kita dapat:
· Mencetak daftar semua pelanggan yang tidak membeli apa pun selama 60 hari yang lalu, beserta nomor teleponnya sehingga kita dapat meneleponnya satu per satu.
· Mengurutkan pelanggan lewat kode pos dan mencetak label surat dalam urutan tersebut.
· Membuat satu form entry pesanan pada layar yang bahkan teknisi kita yang keahliannya paling rendah sekalipun dapat menggunakannya dengan baik.

c. Peranan Database di bidang Militer
Database dalam bidang militer merupakan salah satu komponen yang penting dalam sistem informasi, dimana dalam bidang militer merupakan basis dalam menyediakan informasi untuk penentuan tempat, data perorangan, dan informasi penting dalam kemiliteran bagi para pemakainya.
Penggunaan database dalam bidang militer yaitu dalam:
·  Penentuan lokasi pendaratan,
·  Informasi tentang lokasi obyek vital,
·  Dislokasi satuan TNI

d. Peranan Database di bidang Pertanian
Peranan database di bidang pertanian merupakan
Dalam bidang pertanian, database membantu untuk mendata hasil panen, dan mendata banyak pekerja ladang di pertanian.
· Pengelompokan jenis tanaman berdasarkan jenis lahan.
· Pengelompokan jenis tanaman berdasarkan jumlah keping bijinya.
· Pengelompokan jenis pupuk yang sesuai dengan jenis tanaman.
·  Mendata tanaman berdasarkan musimnya.
·  Alat bantu analisis spesial berbagai penelitian pertanian

Jam

 
Copyright © 2013. Ferryxz Yamato II - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger